Rabu, 04 Desember 2019

Tujuan Informatika

DESKRIPSI PROGRAM STUDI INFORMATIKA

Keunggulan kompetitif suatu Negara sekarang ini bukanlah dilihat dari kekayaan Sumber Daya Alam saja melainkan perbandingan keunggulan Sumber Daya Manusia yang dimilikinya. Fenomena ini diawali oleh semakin cepatnya perkembangan teknologi sehingga dibutuhkan SDM yang memiliki kemampuan untuk mengakses dan mengolah informasi secara kreatif dan inovatif untuk meningkatkan daya saing di era globalisasi.
Keahlian ini didapatkan dengan belajar tentang teknologi informasi dan komunikasi secara benar, efektif dan efisien. Oleh karena itu Universitas PGRI Semarang mendirikan program studi Informatika dengan model pembelajaran yang inovatif , mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan kebutuhan pasar serta menekankan pada pendidikan yang berkarakter, diharapkan dapat menghasilkan lulusan di bidang Informatika yang kompetitif, unggul dan berjatidiri bagi Bangsa Indonesia.
Visi
Program Studi yang inovatif di bidang informatika, berkembang sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menghasilkan lulusan yang bermoral, mandiri, kompetitif, unggul dan berjatidiri
Menyelenggarakan proses pembelajaran berbasis kompetensi di bidang informatika.
Mengembangkan kemampuan inovatif dengan melibatkan civitas akademika untuk mendukung proses pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat di bidang informatika.
Menghasilkan lulusan di bidang informatika yang bermoral, mandiri, kompetitif, unggul dan berjatidiri
Meningkatkan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi lulusan sarjana informatika untuk masyarakat
Menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga, baik dalam maupun luar negeri di bidang informatika
TUJUAN
Menghasilkan sarjana yang memiliki pengetahuan dan kompetensi di bidang informatika, dengan kualifikasi :
Beriman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memiliki kesadaran tinggi sebagai warga negara dari masyarakat dan bangsa yang berdasar Pancasila.
Memiliki integritas kepribadian tinggi sebagai sarjana Informatika yang bermoral, unggul, mandiri, dan kompetitif serta berjatidiri.
Menghasilkan lulusan yang memiliki keunggulan profesional dan personal dengan semangat pantang berhenti belajar dalam menerapkan serta mengembangkan keinformatikaan guna meningkatkan
kesejahteraan diri dan bangsanya.
Menghasilkan penelitian di bidang Informatika yang bermutu dan bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Mendarmabaktikan keahlian di bidang Informatika bagi peningkatan kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat.
Kesemuanya itu dilakukan dengan membangun budaya kelembagaan yang menghargai kualitas pembelajaran, kerjasama, disiplin, tanggung jawab, kreativitas.
PROFIL LULUSAN
Wiraswastawan / entrepreneur di bidang informatika membangun usaha mandiri atau menciptakan lapangan kerja bagi orang lain, antara lain :
– Pencipta dan/atau Pengembang Produk Perangkat Keras
-Pencipta dan/atau Pengembang Produk Perangkat Lunak
-Pencipta dan/atau Penyedia Jasa Jasa Informatika
The two researchers whose names are most firmly related to the dialog of the benefits of stressing “individual” or “scholastic” writing in first-year arrangement or fundamental writing courses are Peter Elbow and David Bartholomae. Their open discussions occurred at the 1989 and 1991 gatherings of CCCC (Conference on College Composition and Communi-cation), and their comments were replicated and further created in the February 1995 issue of College Composition and Communication. Much has occurred in the field of sythesis since the distribution of this broadly perused discussion. What’s more, Elbow’s and Bartholomae’s perspectives on this inquiry have without a doubt changed and developed in the years since the discussion was distributed. All things considered, this well-pitched discussion stays a sort of extremely important occasion in structure thinks about, regularly alluded to in diary articles, discussions among associates, and on Internet exchange sheets and creation sites. Author versus Being an Academic in the article source describes the writing process as,” Elbow depicts his needs in structuring an arrangement course for first-year students. He discloses his choice to put the students’ own writing “at the inside” (75) of his course, giving additional time and thoughtfulness regarding writing than to perusing and utilizing student writing as the key content by means of a class magazine. He legitimizes this choice by clarifying that “for all intents and purposes each other course benefits perusing writing — regards contribution as focal and yield as serving input” (75). As a writing instructor, Elbow considers one to be his primary objectives as “understanding” student writings. He as-sumes that his students have significant plans to express, and he urges them to express their implications all the more totally in ensuing drafts. Interestingly with educators of scholastic writing, who (as per Elbow) instruct students to “doubt language,” he needs his students to “trust language” or if nothing else “to hold off doubt till they overhaul” (78)
Sarana yang terdapat dalam laboratorium komputer ini antara lain: dua ruang training(pelatihan mengoperasionalkan komputer); satu ruang administrasi;satu ruang kantor; 2 x 40 perangkat komputer dengan perlengkapan meubelair. Kegiatan yang ada di laboratorium komputer Universitas Pendidikan PGRI ini mampu melayani pelatihan baik bagi dosen, karyawan, maupun mahasiswa bahkan untuk lembaga/perorangan di luar Universitas Pendidikan PGRI. Sarana sistem internet yang terpasang dapat memungkinkan bagi mahasiswa untuk mendapatkan informasi baik literatur maupun dalam berkomunikasi melalui internet.
Program Sarjana (S1) Program Studi Informatika Universitas Pendidikan PGRI didukung perpustakaan yang dilengkapi dengan daftar buku-buku yang relevan dengan program studi. Ruang perpustakaan yang berisi lebih dari 6000 judul buku dan ditambah buku-buku para dosen yang berkualifikasi S2 dan S3 sebanyak 290 judul serta beberapa CD yang berisi tentang hasil seminar, penataran, diskusi, lokakarya, pelatihan baik yang dilakukan oleh mahasiswa maupun dosen di dalam dan di luar negeri. Di samping buku-buku literatur, juga tersedia majalah-majalah ilmiah seperti jurnal pendidikan dan penelitian. Khusus pada program Sarjana (S1) Program Studi Informatika disediakan 250 judul buku yang relevan dengan mata kuliah pada struktur program kurikulum.


Informatika UPGRIS maju........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar